Selasa, 20 Maret 2012

THESE TOO SHALL PASS Alkisah, ada seorang raja yang amat sangat berkuasa bernama Sulaiman. Kekuasaan dan kekayaan nya tiada tara. Suatu hari dia berkata kepada para menterinya, “ Hidupku ini bagaikan sebuah depresi yang tak berujung. Saat semua berjalan sesuai kehendakku, aku takut bahwa itu tidak akan lama. Saat semua berjalan tidak sesuai kehendak ku, aku takut bahwa kekecewaanku tidak akan berakhir.” Sulaiman kembali berujar, katanya, “ aku bermimpi akan adanya sebuah cincin yang mempunyai pengetahuan yang dapat memberikanku ketentraman batin. Carilah itu dimanapun adanya, belilah dengan harga berapapun juga, dan bawalah itu sebelum hari raya Sukot, 6 bulan dari sekarang. Semua menteri beserta punggawa2nya pergi mencari ke seluruh dunia, desa, kota , kabupaten, kotamadya, bahkan mencari di kaum pandai besi maupun pandai emas di seantero negeri, namun cincin tersebut bagaikan sebuah cerita fiktif dan perintah raja bagaikan titah yang mustahil dilakukan. 6 bulan kemudian, sehari sebelum hari raya Sukot, para menteri beserta punggawa2 nya pun menyerah. Tidak ada seorang pun di dunia yang pernah mendengar tentang cincin itu. Namun, ada satu perwira muda yang tidak menyerah jua. Dia tetap mencari semalaman, hingga suatu dini hari, sebelum fajar menyingsing, dia mendapati dirinya ada di distrik termiskin di kota Yerusalem. Di distrik itu, dia bertemu dengan seseorang tua yang mempunyai toko perhiasan yang sangat sederhana. Sebagai upaya terakhir, sang perwira ini menjelaskan tentang cincin itu dengan lemas dan terbata bata, seakan berpikir, “ ah tidak ada salahnya mencoba, walau maybe hasilnya sama aja.” Sang pemilik toko diam sejenak lalu mengambil sebuah cincin dari emas yang sangat biasa, tidak ada istimewa2 nya. Sang pemilik toko lalu mulai menorehkan grafir di cincin itu, sebelum menyerahkan kembali kepada sang perwira. Sang perwira begitu membaca tulisan di cincin langsung berkata, “ INI DIA”. Malam harinya, di acara perayaan Sukot, sang raja bertanya, “ sudahkah kalian menemukan cincin itu?” Perwira itu berteriak, “ sudah” sambil memberikan cincin itu ke tangan raja. Raja menerima cincin itu dan melihat tulisan dalam bahasa ibrani yang terukir di dalamnya bertuliskan…. Gam Zeh Ya’avor.- Yang artinya… Ini pun akan berlalu…. Friends, what is 2011 for you guys…some of you say, it is hard..penuh gejolak, tantangan, darah dan air mata… some of you think that the hardship of life is going to haunt you all the way down to 2012… BUT REMEMBER…. Every moment brings you happiness or sorrow. Every stroke with the brush on your canvas of life is either lead us to happiness or sorrow. Banyak orang menjalani kehidupan mereka seolah2 kebahagiaan dan tragedi adalah sesuatu yang permanen. Jika anda sedih…INI AKAN BERLALU Jika anda sedang pengangguran..INI PUN AKAN BERLALU.. Jika anda sedang diambang kepailitan…INI JUGA AKAN BERLALU Jika anda sedang bertarung dengan penyakit…INI PASTI AKAN BERLALU… Kawans, nothing is permanent in life…baik kesulitan maupun kesenangan…teruslah syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugrah…baik dalam sedih maupun senang…just cherished the bright side of life..and never regret, coz life itself is a miracle..every minute of the day…JUST REMEMBER GAM ZEH YA’ AVOR- THESE TOO SHALL PASS… Merry Christmas 2011 and Happy New Year 2012…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar